NEWS
Pihak penyelenggara Liga Italia, Lega Serie A telah melakukan pertemuan melalui konferensi video dengan 20 tim yang bertanding di kompetisi tersebut pada Jumat 3 April 2020 waktu setempat. Pertemuan itu membahas terkait dua permasalahan, yakni kapan Liga Italia 2019-2020 dimulai serta masalah pemotongan gaji para pemain.

Dari dua masalah itu, hanya masalah pemotongan gaji saja yang belum menemukan titik temu. Lalu persoalan kapan Liga Italia 2019-2020 dimulai, pihak Lega Serie A dan 20 tim serta Asosiasi Pemain Italia (AIC) memastikan takkan melanjutkan kompetisi sampai kondisi memungkinkan pertandingan berlangsung.

Jadi, selama wabah virus coroan belum mereka maka Liga Italia 2019-2020 takkan dimulai. Keputusan itu diambil karena memikirkan kesehatan para pemain serta orang-orang yang terlibat dalam berlangsungnya Liga Italia 2019-2020.

Dengan begitu, rencana Liga Italia yang bakal dimulai pada akhir Mei 2020 dipastikan takkan terjadi. Lega Serie A akan terus memantau kondisi di Italai terkait penyebaran virus corona tersebut. Jika semuanya membaik, barulah Liga Italia baru bisa dimulai kembali.

“Berkenaan dengan kemungkinan penyelesaian sisa pertandingan Liga Italia dan Coppa Italia, Lega Serie A hanya akan mempertimbangkan dimulainya kembali kegiatan olahraga ketika kondisi kesehatan memungkinkan, mengikuti seperti yang diputuskan pemerintah dan dengan pertimbangan utama perlindungan kesehatan para pemain dan semua yang terlibat,” tulis pernyataan Lega Serie A, seperti yang dilansir dari Football Italia, Sabtu (4/4/2020).

“Dalam menghadapi berbagai skenario, yang masih belum pasti, Lega Serie A beserta partisipasi perwakilan klub akan terus menganalisis dampak dan konsekuensi virsu Covid-19 pada tingkat medis, ekonomi, peraturan, olahraga, dan penilaian risiko untuk lub dan Lega Serie A sendiri dalam beberapa hari mendatang,” tutup pernyataan Lega Serie A tersebut.