NEWS
PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya melunasi dana subsidi termin pertama Liga 2 2020, Rabu (20/5/2020). Sejumlah klub mengonfirmasi kabar ini.
Adapun mereka yang mengaku sudah menerima pencairan dana adalah Sriwijaya FC, PSIM Yogyakarta, hingga Mitra Kukar. CEO Mitra Kukar Endri Erawan menyebut, dana ditransfer secara penuh sesuai kesepakatan awal.

PT LIB sempat berencana memangkas subsidi Liga 2 menjadi Rp 100 juta untuk satu periode/termin. Adapun besaran subsidi Liga 2 adalah Rp 2,5 miliar untuk semusim.

"Alhamdulillah kami sudah menerima subsidi Rabu siang," kata Wakil Direktur Utama PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin seperti dikutip dari Antara.

"Di tengah situasi sulit seperti sekarang, kami sangat terbantu dengan hal ini," ujar Manajer PSIM David Hutauruk.

"Ini subsidi tahap pertama ada potongan pajak 2 persen, jadi kami menerima dari PT LIB Rp 245 juta per klub," ucap Endri Erawan.

PT LIB sebenarnya sudah mencairkan subsidi termin pertama pada awal kick-off Liga 2. Namun itu baru sebatas ke enam klub saja, dimana PSMS Medan menjadi salah satunya.

"18 klub Liga 2 yang belum menerima subsidi sebelumnya, sekarang akhirnya sudah diberikan PT LIB," tutur Endri Erawan lagi.

Enam klub yang sudah menerima subsidi pada awal kompetisi belum mendapatkan kepastian pelunasan termin kedua. Hal itu diutarakan Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja.

"PT LIB baru melunasi Liga 1 dan 18 tim Liga 2 yang belum menerima termin pertama, karena informasinya dana mereka tidak ada. Saat ini masih cari pinjaman dari pihak lain," tutur Julius Raja.

Namun dana segar itu tidak akan berdiam lama-lama di rekening klub. Tira Persikabo akan langsung mengeluarkannya untuk menggaji para pemain.

"Dana ini nanti kami akan gunakan untuk membayar gaji pemain terlebih dahulu karena itu yang paling utama," tutur Rhendie.

Pencairan subsidi termin kedua ini terbilang sangat terlambat. Seharusnya, saat ini semua klub Liga 1 sudah menerima pencairan dana sebanyak empat kali.